Sebelum mulai baca , aku bilang maap nandain catetan ga penting . Modusnya aku cuma minta like nya ajh koooooo , kalau kieng ya sok di baca :P
Aku tau bagaimana rasanya sakit hati , aku juga tau bagaimana rasanya di abaikan .
Aku selalu memberi perhatian terbaik yang bisa aku beri , sesering mungkin aku mengingatkan kamu agar tidak lupa makan , sesabar mungkin aku mendengar semua cerita dan permasalahanmu. Sayangnya , usaha terbaik ku selalu terabaikan . Kadang kamu merespon tapi tidak sungguh-sungguh , respon itu hanya sebagai penghibur untuk si aku yang sudah kelelahan dan kebingungan.
Memang aku labil tidak cerdas secara emosi, aku pernah berkali-kali mencoba melupakan kamu , sayang nya semua tidak bisa di lakukan secara instan. Aku berada dalam posisi yang di abaikan . Kamu bilang sayang , bilang kangen tapi kenyataan nya kamu selalu menggantungkan persaanku hingga aku merasa kelelahan . Kamu bilang sayang bilang kangen tapi kamu engga pernah membuktikna itu lewat tindakannya yang cenderung sangat amat cuek . kamu bilang maap , tapi nyatanya kamu tetap mengulang kesalahan yang sama , lagi dan lagi . Bahkan saat aku menunjukan sikap lelah untuk berharap , kamu belum tentu mau perduli , dan memikirkan perasaan aku , Komunikasi yang tercipta hanya satu arah , selalu inisiatif ku , itu pun perlu berpikir ratusan kali untuk aku mengawalinya , aku benci di abaikan .
Tapi kenapa aku masih mau bertahan ketika aku perhatian tapi kamu engga ? kenapa masih bertahan ketika aku kangen tapi kamu engga ? Sepertinya semua wanita normal engga mau berada dalam posisi seperti ini , kenapa aku bertahan ???
Aku tidak menuntut status , perasaan tidak di lambangkan dengan status .
Kamu ingat , kamu pernah bilang :
“ pacaran itu , cukup tau aku sayang kamu dan kamu sayang aku “ kamu bilang itu ketika takdir belum mengecoh dan membawa kita pada keadaan yang rumit , Pacaran .
Aku juga engga nuntut perhatian lebih , karena kamu orang yang punay kesibukan dengan duniamu sendiri , MAIN . Yang engga punya waktu buat memikirkan orang lain apa lagi aku . Aku juga engga berharap kamu panggil aku “ sayang , cinta , beby , or many more “ . Sebutan itu belum tentu menggambarkan perasaan seseorang .
Kamu membajak otak ku , hingga semua selnya berisi kamu . Aku memikirkan kamu , merindukan kamu , padalah aku tau kamu engga .
Kamu melukai aku dengan pengabain , kamu pun mengobatinya dengan membiarkan aku merindukan dan memikirkan kamu , Selalu :) .
Pulanglah sayang , ada hati yang lelah menunggu :')
KARYA
DONAT PARAMPAMPAM
Tidak ada komentar:
Posting Komentar